Prof. Ir. Agus Suprapto, MSc., PhD., IPM
Guru Besar (Profesor) Bidang Metalurgi — Teknik Mesin
Fakultas Teknik, Universitas Merdeka (UNMER) Malang · lahir Surabaya, 7 September 1958
☎ (0341) 560836 / 568395
Sinta ID: 259790
Analisis Tajam — Ringkasan Eksekutif
Portofolio ilmiahnya sangat terkonsolidasi pada satu niche yang jelas: perlakuan panas dan dingin logam (cryogenic treatment, carburizing, martemper, anodizing) serta ketahanan aus (wear resistance) komponen mesin — bukan penyebaran topik yang lebar. Konsistensi tema ini selama lebih dari 20 tahun (1999–2026) adalah kekuatan sekaligus kelemahan: ia membangun otoritas domain yang tegas di jurnal metalurgi kelas menengah, tetapi hampir tidak terlihat di jurnal top-tier (Q1) — mayoritas publikasi Scopus-nya berada di kuartil Q3/Q4, dengan Q2 baru muncul konsisten sejak 2019–2020.
Ada gap signifikan antara Scopus (36 dokumen, 222 sitasi, H-8) dan Google Scholar (110 dokumen, 487 sitasi, H-10). Selisih ~3× pada jumlah dokumen menunjukkan volume besar keluaran berupa prosiding nasional dan jurnal lokal tak terindeks Scopus (mis. Jurnal Transmisi, ABDIMAS Unmer) — pola khas akademisi senior Indonesia yang aktivitasnya condong ke pembinaan institusi dan pengabdian, bukan murni publikasi internasional. Ini bukan tanda kualitas rendah, tapi indikasi alokasi waktu yang terbagi ke peran struktural.
Jejak jabatan (Ketua Jurusan → Kepala LPM → Wakil Rektor I → Ketua LPPM (2 periode, 8 tahun) → Dekan Fakultas Teknik 2019–2023) menunjukkan lintasan administratif menaik yang konsisten. Produktivitas publikasi Scopus justru memuncak tepat pada 2014–2021 — periode ia menjabat Ketua LPPM, bukan menurun seperti pola umum pejabat struktural. Ini sinyal kuat kapasitas manajerial risetnya efektif dipakai mendorong publikasi kolektif (banyak co-author mahasiswa/dosen muda), bukan hanya riset solo.
Skor Sinta 3-tahun (100) menunjukkan aktivitas terbaru tetap terjaga (ada 2 dokumen 2026 dan 1 dokumen 2024 di Scopus), namun Affil Score 0 mengindikasikan minim kontribusi pada penguatan skor institusi kolektif di sistem Sinta terbaru — kemungkinan karena mayoritas dokumen belum ter-cross-link penuh dengan afiliasi di database. Pola sitasi juga condong ke “long tail”: beberapa artikel ber-H-index jurnal tinggi (mis. jurnal dengan H-19) tapi sitasi individual artikel Suprapto sendiri di banyak entri masih 0–6 — jadi H-index-nya lebih ditopang volume dan usia terbit daripada breakthrough tunggal yang sangat disitasi.
Riwayat Pendidikan
Dikukuhkan sebagai Guru Besar pada 19 Juni 2008 dengan pidato “Peningkatan Efisiensi Industri Melalui Analisa Kegagalan”.
Jabatan Struktural & Karier Institusi
Pengalaman Mengajar
Mata kuliah aktif di jenjang S1 dan Pascasarjana (S3) — Unmer Malang & Universitas Brawijaya
S1 — Teknik Mesin, Unmer Malang
Pascasarjana (S3) — Universitas Merdeka Malang
Pascasarjana (S3) — Universitas Brawijaya
Pola mengajarnya konsisten dengan spesialisasi risetnya: di S1 ia memegang 4 mata kuliah inti bidang metalurgi/mutu (Metalurgi Fisik, Korosi, Kontrol Kualitas & Analisa Kegagalan) plus 1 mata kuliah kewirausahaan — mencerminkan dwi-peran periset teknik sekaligus pembina UMKM. Di jenjang S3, perannya bergeser dari pembimbingan teknis substantif (Analisa Kegagalan, Persiapan Desertasi di UB, 2010–2013) menjadi pembinaan publikasi ilmiah internasional (di Unmer, sejak 2020) — sejalan dengan masa jabatannya sebagai mantan Ketua LPPM yang berfokus mendorong luaran publikasi dosen dan mahasiswa pascasarjana.
Metrik Sitasi & Indeks
Perbandingan antar basis data indeksasi (sumber: Sinta, per Agustus 2026)
| Indikator | Scopus | GScholar | WoS |
|---|---|---|---|
| Artikel | 36 | 110 | 9 |
| Sitasi | 222 | 487 | 44 |
| Dokumen Disitasi | 25 | 61 | 7 |
| H-Index | 8 | 10 | 3 |
| i10-Index | 5 | 13 | 2 |
Distribusi Kuartil (10 dokumen Scopus terbaru yang tampil di Sinta)
Catatan: hanya mencerminkan 10 dokumen terbaru yang ditampilkan publik di Sinta, bukan keseluruhan 36 dokumen Scopus. Namun trennya konsisten dengan riwayat CV: jurnal Q4 mendominasi publikasi 2014–2017, kemudian membaik ke Q2–Q3 pada 2018–2021.
Karya Ilmiah Terpilih (Jurnal)
Dipilih dari 28 artikel jurnal pada CV resmi — fokus pada yang terindeks Scopus
The Performance of Bee Wax Propolis Inhibitor on Ductile Cast Iron (DCI) in Saline and Acidic Environment
The Influence of Single and Double Steel Plate Hardness on Fracture Behavior after Ballistic Impact
Investigation of Coating Thickness, Hardness and Wear Resistance of Aluminum 6061 by Anodizing Treatment
The Comparison Pack Carburizing-Nitriding SUS 316 with Gas Type Welding Grade and Ultra High Purity
Analysis the Influence of Hot Rolled Plate Steel Treatment Using Temper and Quench-Temper Method on Vickers Hardness
Adhesion Phenomenon of Titanium as Cathode in Aluminum Anodizing
Microstructure Change of Aluminum 6061 through Natural and Artificial Aging (Book Chapter)
Comparison of the Hardness Value and Microstructure of Al6061 in Horizontal Centrifugal Casting With and Without Mold Cooling
Identification of the Effect and Mechanism of Austenitizing Temperature, Sprocket Rotation Speed, and Quenching Medium on Microstructure and Hardness of Flame-Hardened Gear Steel
22 HKI (hak cipta & paten)
32 makalah oral/seminar
28 artikel jurnal (CV)
Portofolio Konsultasi: Failure Analysis
Konsultan & praktisi investigasi root cause kegagalan komponen industri — boiler tube, perpipaan, komponen struktural/mekanikal
Area Keahlian
- Root Cause Failure Analysis (RCFA) untuk komponen logam industri
- Fraktografi & interpretasi mekanisme kegagalan (fatigue, overheating, korosi, brittle fracture)
- Uji kekerasan (Rockwell) dan korelasinya dengan riwayat termal/mekanis material
- Metalografi — analisa mikrostruktur untuk identifikasi transformasi fasa
- Analisa komposisi kimia (EDS) untuk verifikasi anomali material
- Analisa laju korosi dan rekomendasi pemilihan material
- Penyusunan laporan investigasi teknis & rekomendasi preventif
Setiap investigasi mengikuti kerangka kerja standar industri (mengacu ASM Handbook, NACE, dan literatur ilmiah terkini) — dari pengumpulan data operasional, pemeriksaan visual, hingga pengujian laboratorium bertahap agar kesimpulan didukung bukti metalurgi yang solid, bukan asumsi. Pengalaman mengajar Metalurgi Fisik, Heat Treatment, Corrosion, dan Failure Analysis selama 20 tahun (lihat §04) menjadi fondasi teoretis langsung bagi interpretasi mekanisme kegagalan di lapangan.
| Fraktografi | Fish-mouth rupture, wall thinning ~75%, tanpa jejak scorching dari flame impingement langsung |
| Mikrostruktur | Transformasi ke bainit pada zona pecah — indikasi suhu logam >870°C lalu didinginkan cepat |
| Kekerasan | 92,4 HRB pada bibir pecah vs 85,0 HRB material referensi (naik ~8,7%) |
| Komposisi | Oksigen ~27% pada kedua sisi spesimen — indikasi oksidasi termal masif |
- Ramp-up tekanan bahan bakar bertahap & terkontrol saat start-up
- Verifikasi kecukupan sirkulasi pendingin sebelum menaikkan firing rate
- Interlock untuk mencegah tekanan bahan bakar melampaui ambang saat aliran air di bawah minimum
- Inspeksi visual & ketebalan rutin pada front water tube
| Laju Korosi | Sistem gravitasi 0,153 mm/tahun vs sistem pompa 0,053 mm/tahun — hampir 3× lebih tinggi |
| Kekerasan | Laju korosi berbanding lurus dengan penurunan nilai kekerasan pipa |
| Mikrostruktur | Diameter butir tidak berubah signifikan — mengonfirmasi korosi kimiawi, bukan deformasi plastis/panas |
| Lingkungan | Resistivitas tanah rendah & kelembapan tinggi di lokasi pipa gravitasi (tepi sungai) jadi faktor dominan |
- Evaluasi ulang pemilihan material pipa untuk jalur berisiko lingkungan tinggi
- Pertimbangkan pipa HDPE pada area kelembapan/korosivitas tinggi
- Program inspeksi berkala pada jalur berisiko (tepi sungai, sawah, area basah)
| Creep | Retakan sekunder di sekitar lokasi pecahan & micro-voids pada batas butir |
| Thermal Fatigue | Ciri crazing (retak permukaan halus menyerupai jaring) |
| SCC | Multiple cracks teramati mikroskopis pada permukaan |
| Local Overheating | Mikrostruktur martensit & bainit — indikasi suhu permukaan >860°C |
- Program inspeksi berkala (creep monitoring & replika metalografi)
- Evaluasi siklus start-stop untuk mengurangi akumulasi thermal fatigue
- Pemantauan kualitas air/uap untuk mencegah inisiasi SCC
- Remaining life assessment berbasis kondisi aktual, bukan hanya jam operasi
Studi Kasus 1 dan 3 sama-sama berujung pada indikasi overheating (mikrostruktur martensit/bainit, suhu >860–870°C), namun jalur kegagalannya berbeda total: front water tube gagal mendadak dalam hitungan menit akibat single-event overheating saat start-up, sedangkan pipa superheater gagal progresif melalui akumulasi multi-mekanisme selama bertahun-tahun. Ini menegaskan prinsip diagnostik inti dalam praktiknya: mikrostruktur akhir yang serupa bisa berasal dari riwayat kegagalan yang sangat berbeda — sehingga korelasi kekerasan-mikrostruktur-fraktografi harus selalu dibaca bersama konteks operasional, bukan berdiri sendiri. Studi Kasus 2 melengkapi portofolio dengan menunjukkan kompetensi di luar analisis kegagalan akut/tunggal: penilaian degradasi jangka panjang berbasis laju (rate-based), relevan untuk keputusan pemeliharaan preventif berbasis data, bukan reaktif pasca-kegagalan.
Penelitian & Pendanaan Hibah
Pengabdian Kepada Masyarakat
Narasumber & Pembicara
32 forum tercatat sejak 1999 — dipilih yang paling representatif
Penghargaan
- 2016 Piagam Karya Satya — Yayasan Perguruan Merdeka Malang, atas pengabdian & kesetiaan
- 2019 Piagam Penghargaan Rektor — penerima hibah Ristekdikti skema PTUPT
- 2019 Piagam Penghargaan Rektor — penerima hibah Ristekdikti skema PDUPT
- 2022 Piagam Penghargaan Rektor — Tim Inovator Pengembangan Sepeda Motor Hybrid


